Saat mimpi tidak terwujud. Saat keinginan tidak tercapai. Saat angan tidak terpenuhi. Saat itu hati dipenuhi bara. Saat itu marah. Saat itu lupa bahwa manusia ibaratnya hanya partikel debu di semesta. Apalah artinya mimpi mimpi itu bukan?
Bermimpilah. Tapi jangan abai. Mimpi tak selalu harus terwujud. Diperbolehkan bermimpi, tapi tak diberi kuasa untuk memastikan suatu mimpi terwujud.
Tenanglah. Jangan panik. Hanya orang bodoh yang dikuasai nafsu. Dia akan dikalahkan waktu. Dia akan mendapat cerca. Dia hanya merendahkan dirinya sendiri. Bukan soal kalah atau menang. Bukan masalah sejarah yang lupa mencatat. Langit tak pernah lupa mencatat. Catatan di langit adalah catatan sejati.
Tenanglah. Cintai dirimu. Bukan dengan mencintai nafsumu. Jadilah orang cerdas. Sehingga orang memandangmu pantas. Berhentilah sejenak. Barangkali Tuhan menyuruhmu untuk berhenti. Hati yang galau tidak memberi apapun. Biarkan udara memberimu rasa ringan, kasih, dan kesejukan. Hanya dengan jalan itu semoga hidupmu abadi dalam damai.
(Do'a seorang bodoh yang sedang berputus asa)
(Do'a seorang bodoh yang sedang berputus asa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar