Ya, semestinya kita bahagia di tahun 2013. Kebahagiaan di definisikan sebagai terpenuhinya segala harapan dalam kenyataan. Apabila terdapat kesenjangan antara harapan dan kenyataan, maka kemungkinan untuk tidak bahagia mulai terbuka. Semakin kesenjangan terjadi, maka ketidakbahagiaan melingkupi kita. Maka selamanya manusia selalu mengejar harapan hidupnya agar tercapai kebahagian menurut dirinya.
Sebagian besar orang menggantungkan kebahagiaan pada raihan materi. Semakin banyak mengumpulkan materi, semakin besar kemungkinan orang menjadi bahagia. Kekayaan identik dengan kebahagiaan. Tidak salah. Bukankah mumet bukan main manakala kita bukan saja tidak punya uang namun juga dikejar kejar penagih utang, bukan?
Jadi, begitulah. Syarat mendasar kebahagian - suka tidak suka - adalah kebebasan finansial. Itu berarti anda punya cukup uang untuk membiayai kebutuhan dasar hidup. Makan, pakaian, rumah. Kendaraan, hiburan, wisata. Pendidikan anak, asuransi kesehatan, tabungan emas. Kehidupan sosial, sodakoh, torekat. Mungkin anda pensiun, menikmati hidup, dan mulai jadi sufi untuk persiapan mati.
Ya, mati. Mati tidak mengenal siapa anda. Mati tidak peduli anda. Anda harus mati, maka matilah anda. Apa yang anda miliki sungguh tidak lagi berarti. Semuanya tiba tiba menjadi kosong.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar